Katun

Secara umum kain katun adalah kain yang berasal dari serat kapas.Berdasarkan proses pembuatannya, kain katun termasuk kain woven atau kain tenun. Yaitu kain yang dibuat dari hasil penyilangan dua benang dengan cara ditenun atau dianyam. Ciri bahan woven adalah tidak dapat ditarik atau tidak elastis. Kain woven terdiri dari benang vertikal atau benang lusi (warp yarm) dan benang horisontal atau benang pakan (weft yarm). Daya lipat kain pada kain woven umumnya lebih baik dari kain rajut

Kain katun sendiri punya banyak jenis atau variasi yaitu:

1. Katun Bangkok

Ciri-ciri katun ini adalah:
a. memiliki tekstur sedikit lebih kasar daripada katunbiasa
b. katun bangkok biasanya lebih tipis daripada katun biasa, bahkan kadang katun jenis ini transfaran atau terawang
c. katun bangkok biasanya dibuat untuk kemeja atau blouse

2. Katun Jepang

Katun ini berasal dari Jepang. Jadi kalau sudah ada katun jenis ini dindonesia itu artinya import. Katun jepang umumnya terbuat dari 100% full cotton. Biasanya katun jenis ini terlihat mengkilap atau shiny. Ini dikarenakan dalam pembuatannya menggunakan teknik finishing tambahan yang dinamakan “sateen weave”. Sateen yang dimaksud disini berbeda dengan satin ya ^^
Sateen adalah suatu proses dengan menempatkan benang lebih disetiap per inci persegi pada permukaan
pintalan benang 100% katun. Sehingga menghasilkan kain yang berkualitas dengan tekstur yang lembut dan mengkilap.

Ada beberapa ciri-ciri dari katun jepang ini, diantaranya :
a. pada bagian ujung kain terdapat tulisan “Japan Design” dan kode warna.
b. daya serap keringat bagus
c. harganya sedikit lebih mahal daripada katun biasa.
d. permukaan kain lebih halus.
image

3. Katun Rayon

Katun rayon berbeda dengan kantun bangkok, jenis katun ini memiliki ciri-ciri :
a. tekstur bahannya adak licin, ringan dan jatuh
b. adem saat digunakan
c. bahan katun rayon mudah menyerap keringat
d. katun ini memiliki kelemahan yaitu mudah kusut.

4. Katun Silk Sutra

Kain sutra adalah kain yang bahannya terbuat dari kepompong ulat sutera. Sedangkan katun silk sutra adalah campuran atau kombinasi dari kain sutra dan kain katun. Ciri-cirinya :
1. Memiliki bahan yang ringan dengan tekstur licin, khas sutra
2. Nyaman digunakan, karena halus dan kuat
3. Meski ringan dan berkilau, katun ini kuat dan tahan lama.

5. Katun China

Adapula yang menyebutnya katun twill. Katun twill ini memiliki kualitas yang hampir sama dengan katun jepang.Katun twill biasanya lebih tipis dan warnanya kurang kuat. Di pasaran banyak sprei yang memakai bahan katun twill ini.

6. Katun Paris

a. Katun Paris Polos
Katun jenis ini sebenarnya hampir sama dengan katun biasa. Hanya saja katun jenis ini lebih tipis dan terawang. Harga katun ini lebih murah daripada katun biasa dan tidak ada kode warna pada kainnya. Sering digunakan untuk blouse wanita dan kerudung.
b. Katun Paris Motif
Katun paris motif cirinya adalah memiliki kode warna pada kain, daya serap keringat bagus, harga relatif lebih mahal, warna dan permukaan kain sama dengan katun jepang. Perbedaanya adalah katun paris lebih tipis daripada katun jepang.

7. Katun Minyak

Kain katun ini sama seperti katun lainnya, hanya saja permukaannya terkesan berminyak. Harga katun ini sama dengan harga katun biasa, dan daya serap keringatnya cukup bagus. Sayangnya, kilap katun ini akan berkurang setelah beberapa kali dicuci.

8. Katun Silk India/Zada

Katun silk India/Zada ada dua jenis yaitu yang tipis dan yang tebal. Ciri-ciri katun ini adalah:
a. Permukaan kain lebih mengkilap
b. Harga sedikit lebih mahal dari katun biasa, namun tidak semahal katun jepang
c. Daya serap keringat paling rendah
d. Warna kilap awet, meskipun sering dicuci.

Naahhh.. sekarang bunda dan sista bisa membedakan jenis kain sesuai keinginan, sehingga gak salah pilih kain untuk kenyamanan dipakai..

Semoga bermanfaat yaaa🙂